Pengertian Interior dan Eksterior

Jasa Interior Pekanbaru – Interior dan eksterior merupakan dua istilah yang akrab di dunia desain, terutama untuk arsitektur bangunan. Keduanya sering digunakan untuk menunjukkan bagian luar dan dalam dari sebuah bangunan. Serta menjadi rujukan ketika melakukan penataan hingga sisi estetik baik dalam maupun luar bangunan tersebut.

Namun di tengah masyarakat awam, kedua kata tersebut sering tertukar dari segi definisinya. Lalu, apa sebenarnya pengertian dari interior maupun eksterior?

Pengertian Interior

Interior dalam dunia desain termasuk satu dari sekian banyak cabang seni rupa. Interior adalah istilah yang berkenaan dengan sisi dalam ruangan dari sebuah bangunan. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), interior ditujukan untuk bagian dalam gedung, baik ruang maupun lain sebagainya atau tatanan perabot, contohnya hiasan di dalam ruang gedung,

Sementara, di bidang arsitektur, interior merupakan istilah yang berkaitan dengan kreativitas serta solusi-solusi teknis untuk diterapkan saat membangun sebuah struktur. Maka secara umum, interior adalah bagian dalam bangunan yang memiliki fungsi maupun tampilan menarik.

Bagian sisi dalam ruangan yang termasuk interior adalah segala sesuatu bersifat fungsional, untuk meningkatkan kualitas hidup dan budaya penghuninya, serta memberikan kesan dari segi estetika atau keindahan. Di antaranya, berhubungan dengan, ruang, alat, serta manusia sebagai pengguna.

Elemen-elemen Interior

Selain tiga faktor di atas, yakni ruang, alat, dan manusia, ternyata terdapat beberapa elemen-elemen lainnya yang termasuk dalam bagian interior dalam sebuah bangunan. Apa saja?

  • Dinding

Dalam sebuah bangunan, dinding merupakan bagian yang membentang vertikal serta mendominasi ruang bangunan. Dari segi desain, dinding termasuk ke dalam bagian interior, yang dapat dipengaruhi oleh material pembentuk dan finishing, pencahayaan, dan lain sebagainya.

  • Lantai

Bagian terbawah dari sebuah bangunan adalah lantai. Lantai merupakan sisi bawah dalam ruangan yang membentang secara horizontal. Karena termasuk ke dalam bagian interior, lantai biasanya juga diaplikasikan menggunakan berbagai jenis material, dibentuk dengan ketinggian lantai berbeda, serta mengaplikasikan bentuk.

  • Ceiling (Langit-Langit)

Di bagian atas dalam ruang bangunan dinamakan ceiling atau langit-langit yang juga termasuk sisi interior. Ceiling adalah berfungsi sebagai pembatas antara interior. Untuk segi desainnya, ceiling biasanya juga mendapat perhatian untuk memberikan kesan estetika, baik dari pemilihan material, pengaturan tinggi, serta bentuknya.

 

Pengertian Eksterior

Pernahkah Anda berdecak kagum ketika melihat sisi luar dari sebuah bangunan? Keindahan dari bentuk dinding, atap, pemilihan warna cat pada tembok maupun pagar tersebut adalah bagian eksterior bangunan.

Selain interior, eksterior juga merupakan istilah yang digunakan untuk memberikan pengaturan, baik dari segi fungsi maupun keindahan bagian luar bangunan. Pengertian dalam bentuk yang sederhana, eksterior adalah segala hal yang mengindikasi pada bagian paling luar dari bangunan.

Selain interior, bagian eksterior juga merupakan faktor penting dari sebuah bangunan, baik itu gedung maupun hunian. Dalam dunia desain arsitektur, eksterior adalah bagian krusial. Sebab, menampilkan sisi luar secara representatif pada bangunan. Bisa diartikan, bagian eksterior adalah hal pertama yang dilihat seseorang ketika berkunjung ke sebuah rumah, sebelum tuan rumah mempersilakan masuk.

Elemen-elemen Eksterior

Umumnya, bagian eksterior dari segi desain bangunan kebanyakan digunakan hunian atau gedung mewah. Tapi sebenanya, penerapan nilai estetika tanpa menghilangkan fungsi eksterior dapat diaplikasikan pada setiap rumah jika memperhatikan beberapa elemen-elemen penting dari eksterior, seperti berikut ini:

  • Pintu

Pintu elemen terpenting dari sebuah bangunan, baik di dalam maupun di luar. Untuk bagian eksterior, pintu masuk adalah bagian terluar bangunan. Biasanya pintu dibuat dari material kayu, namun beberapa di antaranya juga disertai dengan teralis dari besi.

  • Jendela

Setelah pintu, jendela juga termasuk ke dalam elemen-elemen eksterior bangunan. Banyak desain yang bisa diaplikasikan pada jendela. Akan tetapi, jendela harus dibuat sebagaimana fungsinya secara lengkap, serta mendapat pencahayaan yang optimal pula.

  • Atap

Atap merupakan bagian eksterior bangunan yang tidak hanya menjadi pelengkap dari segi estetik. Apapun bentuk atau desain yang digunakan, atap harus berfungsi sebagai pelindung utama dari sebuah bangunan dan memiliki peran yang sangat krusial untuk mempermanis tampilan bangunan.

Tags: